Ikan Discus: Cara Merawat Ikan Discus Hingga Dewasa & Memijah

SEKILAS MENGENAI RAJA IKAN HIAS

Ikan Discus (Symphysodon) adalah ikan yang sangat cantik dengan bentuk tubuh pipih yang sangat tidak biasa. Ikan ini sering disebut raja ikan air tawar.

Spesies ini ditemukan pada tahun 1840, oleh Dr. Johann Jacob Heckel di air tawar Amazon dan anak-anak sungainya. Ikan-ikan discus dikenal dengan tubuh berbentuk lempengan pipih dan hidup berkelompok, berlindung di tumbuhan bawah tumbuhan air tawar, di mana mereka mendapatkan sinar matahari secara tidak langsung. Bentuknya yang datar membuat pergerakan ikan ini menjadi terbatas. Ikan ini ditemukan di Amazon membentang dari Brasil, Columbia dan Peru.

3

HABITAT IKAN DISCUS AIR TAWAR DI ALAM LIAR

Ikan Discus air tawar memiliki beberapa warna seperti hijau, biru dan coklat, dimana warna tersebut dipengaruhi oleh keadaan geografi habitat asal mereka. Menurut H Blecher habitat ikan discus yaitu diantara semak-semak tepi sungai Amazon. Dasar air tertutup oleh daun yang membusuk menyebabkan air memiliki karakteristik yang agak asam (pH <7).  Daun yang berada di dasar menjadi substrat tempat berlindung sekaligus memijah. Kondisi yang paling disukai ikan discus yaitu lingkungan hangat, asam dan terpencil karena ikan ini sedikit pemalu dan damai, jadi mereka lebih suka memiliki wilayah terpencil, di mana mereka tidak harus menghadapi musuh dan pemangsa yang tidak diinginkan. 

Di alam liar selain discus dapat dijumpai beberapa spesies seperti :

  • Mesonauta, Heros, Crenicichla, Cichla, Geophagus, Satanoperca, Apistogramma, Acarichthys kinds
  • Tetra, catfishes, black ghost knifefish.
  • Piranha, Leporinus, Myleus, Osteoglossum
  • Belut listrik (Predator alami ikan discus)

 

PENAMPILAN

Penampilan dari discus ini relatif besar dengan bentuk pipih membulat seperti cd. Tubuh ikan ini dapat tumbuh hingga 20-25 cm tergantung jenisnya. Saat ini hampir sulit untuk mendeskripsikan warna dari ikan ini dikarenakan banyak spesies dengan berbagai warna yang dikembangbiakan oleh akuaris. Karakteristik dari ikan ini yaitu memiliki mulut yang kecil, mata merah cerah, memiliki garis hitam vertikal di tubuhnya,

Walaupun demikian, dalam proses seleksi alam ikan ini tidak hanya memiliki warna yang cerah namun juga daya kekebalan tubuh nya rentan terhadap penyakit.

 

TIPE IKAN DISCUS

PERAWATAN IKAN DISCUS

Discus bukan tergolong ikan yang mudah untuk dipelihara, dimana mereka sangat membutuhkan kondisi air yang tepat untuk hidup. Ikan discus ini tentunya harus ditangani oleh orang yang bersungguh-sungguh dalam mempelajari cara merawat sekaligus memijahkannya.

Ikan ini biasanya disimpan dalam akuarium yang terdiri dari tumbuhan air dan dilengkapi dengan CO2 injeksi untuk menjaga agar pH tetap diantara 6.8. Pilihan lain yaitu dapat ditempatkan di akuarium dengan dasar yang kosong (tidak menggunakan substrat).  Tidak adanya substrat dapat menyebabkan akuaris dapat membersihkan feses (kotoran) dan benda lain dengan mudah. Jika kamu berencana untuk memijahkan ikan tersebut, kamu seharusnya menggunakan akuarium tanpa substrat agar anak ikan tidak terperangkap dan mati didalam gravel

TIPS DALAM MERAWAT DISCUS

  • Membersihkan akuarium di tempat yang tenang
  • Isolasi ikan baru terlebih dahulu untuk mencegah ikan lama tertular penyakit
  • Jaga suhu air diantara 28-32 celcius
  • Akuarium dapat diberi dedaunan agar seperti habitat aslinya
  • Berikan makanan dan jumlah yang tepat 
  • Jaga pH dibawah 7
  • Ganti air minimal seminggu sekali (25% dari total air)

MAKANAN DISCUS

Discus pada umumnya dapat diberi makan makanan hidup atau makanan beku. sebagai contoh tubifex, cacing darah, brine shrimp, corethra, gammarus. Walaupun demikian, makanan ikan discus dapat dibuat sendiri dengan campuran hati sapi, fillet ikan, udang, vitamin, dan sayuran.

Diet is mainly live feed or it can be frozen feed. For example, tubifex, blood worm, brine shrimp, corethra, gammarus. However, professional fish keepers feed it either with branded feed, or with different meat farce which include ox heart, prawns and mussels, fish fillet, nettle, vitamins, different vegetables. Kebanyakan profesional akuaris sudah memiliki resep tersendiri yang terdiri dari berbagai bahan.

Perlu diketahui sisa makanan di akuarium dapat menyebabkan meningkatnya amonia dan nitrat yang dapat membahayan ikan. Sebaiknya setelah memberi makan akuarium di siphon secara teratur.

 

 

Pembahasan mengenai pemijahan ikan discus akan dibahas di artikel selanjutnya 🙂

 

Yuky Herdian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s